__________________
...............
Waktu kecil dulu
Mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
Ku marah ku marah
Kini baru ku tahu
Puji didalam olokan
Mereka ingatku marah
Jabat tanganku panggil aku gajah
Mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
Ku marah ku marah
Kini baru ku tahu
Puji didalam olokan
Mereka ingatku marah
Jabat tanganku panggil aku gajah
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku
Kecil kita tak tahu apa-apa
Wajar bila terlalu cepat marah
Kecil kita tak tahu apa-apa
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Wajar bila terlalu cepat marah
Kecil kita tak tahu apa-apa
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
________________
Lirik yang penuh dengan makna ini menjadi salah satu lagu favoritku dari musisi hebat ''Tulus"
Lagu dimana mengajarkan kita untuk menemukan kelebihan dari kekurangan kita. Setiap orang berbeda, setiap orang unik. Tak perlu mengikuti standar dari orang lain kalau kita punya standar terbaik untuk diri kita.
Unik... Ya unik, bukan kelemahan atau kekurangan. Tuhan memberikan sesuatu keunikan itu agar bisa menjadi kelebihan yang luarbiasa.
Yg terburuk (kata mereka) akan menjadi yang terbaik (untuk semua orang). 😊
Paradoks, ada baik ada buruk, ada lebih ada kurang, semua relatif pada cara pandang masing-masing🙇♀️
BalasHapussiap karoke ini hehehe
BalasHapusSetuju, penghargaan pada diri sendiri adalah hal yang penting
BalasHapus